Cerita Dewasa 2016 Petaka Akibat Mengintip

Cerita Dewasa 2016 Petaka Akibat Mengintip

Posted on

Cerita Dewasa 2016 Petaka Akibat Mengintip | dan Sarima masih berhubungan dan banyak menghabiskan waktu dgn pacaran dan menikmati indahnya cinta kita. Banyak sudah pengalaman seks kita mulai dalam kendaraan umum, di rumah temennya, tempat wisata, di hotel dan yang paling sering di rumahnya.

Cerita Dewasa 2016 Petaka Akibat Mengintip Cerita Dewasa 2016 Petaka Akibat Mengintip Cerita Dewasa 2016 Petaka Akibat Mengintip napsu liar cewek koreaCerita Dewasa 2016 Petaka Akibat Mengintip | Pernah dalam kendaraan umum luar kota, kuremas payudara montok Sarima dengan liar, tentunya nggak ada orang yang tahu dan tanganku sampai menyusup ke dalam celana dalamnya, dan yang paling hot adalah dia pernah nyepong penis ku dalam bis itu hingga air mani ku ditelan habis olehnya.

Cerita Dewasa 2016 Petaka Akibat Mengintip | Bahkan di kawasan wisata Tangkuban Perahu saya pernah bercinta dengannya di rumah-rumah singgah bila kita lelah berjalan, hanya dengan membuka sedikit resliting celana panjangnya dan masih berpakaian lengkap, kususupkan penis ku dalam memek nya, di tengah sejuknya udara Tangkuban Perahu.

Sebuah pengalaman eksotis saat kita berhubungan seks dalam suasana yang tergesa-gesa di alam terbuka.

 

cerita dewasa 2016 Petaka Akibat Mengintip | Setelah saya lulus dari PT, hubunganku dengannya sedikit agak renggang, dia sering keluar kota ke tempat saudaranya dan saya yang kesepian dalam kesendirian gak tahu harus kemana, ini terjadi karena keluarganya kurang begitu bisa menerima diriku, hingga suatu hari saya yang sudah bekerja di sebuah perusahaan, mendapat telepon darinya, dia mengatakan ingin ketemu denganku, setelah disepakati kita bertemu di tempat kostku yang gak jauh dari kantorku.Kunjungi juga cerita dewasa seru lainnya di http://www.ceritadewasa69.net/

Di kamar itu sejadinya dia menangis dalam pelukanku, dua bulan kita gak ketemu kerinduan di hati kita terasa sangat berat buat kita.

Yang lebih sakit dari itu semua dia mengatakan bahwa dia sudah dilamar seseorang dan keluarganya sudah menerima lamarannya tinggal menentukan hari pernikahan mereka.

Siang itu saya sangat menghargai dirinya, meski sebenarnya saya sudah ingin melampiaskan hasrat seks yang sudah lama terpendam, tetapi kesedihannya bikin ku urung untuk melakukannya.

kita hanya berciuman lama, dan saling memeluk dgn erat, kurasakan tubuhnya agak sedikit kurus dan pantatnya pun nggak begitu semontok dulu, tapi dgn rasa sayang saya tetap menguatkan dirinya dan kamipun memutuskan hubungan kita dgn baik-baik dan tetap menyimpan rasa cinta di hati kita masing-masing.

dia menikah dgn orang lain dan saat ini saya baru mendengar bahwa dia sudah mempunyai seorang anak dan akupun sudah menikah.
Kangen Sepongan Mantan Pacar Seksi

Lewat telepon di kantor saya mengobrol banyak dengannya, mengenang masa lalu, kulihat ada kebahagiaan dalam dirinya, meskipun masih ada rasa rindu dalam hatinya, tetapi saya ikut berbahagia.

Suatu hari dia meneleponku di kantor dan menangis dalam telepon dia menceritakan ada masalah pribadi yang gak bisa ditanggungnya sendiri, saya hanya diam mendengarkan sembari sedikit memberikan advise buatnya, dua jam lebih kita ngobrol di telepon, hingga dia sedikit terhibur dan sudah bisa tertawa mendengar gurauanku.

Mas, kita ketemu yuk, saya rindu sekali sama kamu, katanya pada akhir pembicaraan di telepon itu.

Boleh, tapi nggak bisa sekarang saya lagi sibuk di kantor, nanti saya hubungi HP-mu ya, kita ketemu di B*-nya dimana? , saat ini saya nggak di kota B*, tapi sudah bekerja di Jakarta.

Terserah kamu deh Mas, saya tersenyum sembari mengenang masa pacaran kita dulu.

Saat itu kebetulan saya ada rapat di B*, jadwal tiga hari selesai cuma satu setengah hari, saya memutuskan berpisah dgn rombongan dan menginap di sebuah hotel di Jalan Setiabudi kota B*.

Kutelepon HP Sarima dan kita janjian ketemu di Gramedia Jln. Merdeka, kutunggu di lantai 2 sembari ngeliat -lihat buku.

Lima belas menit berlalu, kulihat jam masih pukul 9. 15 pagi, kita janjian pukul 9 pagi.

Tiba-tiba dari eskalator kulihat seorang perempuan yang gak asing buatku, tetapi wajahnya sudah sangat berubah, rambutnya yang dulu panjang terurai, kini lebih pendek hanya sebatas bahu, mengenakan paduan rok dan baju senada warna kuning sungguh sangat cantik sekali bekas pacarku ini.

Kulitnya yang putih mulus masih terpelihara, badannya agak sedikit berisi dibanding dulu, dadanya kulihat lebih membusung, pantatnya masih montok seperti dulu, satu hal yang pasti betis indahnya masih putih dan sangat merangsang.

Apa kabar Mas? , katanya perlahan sembari tersenyum dan menjabat lembut tanganku Kabar baik, kamu kelihatan lebih cantik sekarang, kataku sembari tersenyum dan menjabat erat tangannya, hmm masih mulus seperti dulu, batinku.

Wangi tubuhnya gak berubah, sungguh saya seperti orang yang jatuh cinta lagi dan terbawa kembali ke masa lalu yang indah.

Kita makan dulu yuk? , ajakku kepadanya sembari memegang bahunya. OK, dimana? Di sebelah aja, Hanamasa, ok? Iya deh, jawabnya ringan.

Menuju ke tangga turun, kurangkul bahunya dan setelah jalan datar, kurangkul pinggangnya dan kulihat dia tersenyum malu menatapku, pinggangnya masih ramping seperti dulu.

Kamu rajin fitness ya? , tanyaku sembari jalan. Emangnya kenapa? nggak, badan kamu masih langsing dan berisi seperti dulu waktu pacaran, kataku sembari senyum.

Ih, ingat lho kita sudah punya anak! katanya sembari mencubit perutku, kupegang dan kuremas tangannya.

sembari makan, kita banyak bicara dan ngobrol tentang kehidupan kita masing-masing dan sesekali kita mengobrol tentang masa lalu kita yang indah.

Mas kamu kelihatan lebih dewasa dan matang sekarang, saya jadi kagum dgn perubahan kamu Ah masa, kayaknya biasa aja, mungkin karena tuntutan pekerjaan harus seperti ini kali, yang pasti kayaknya saya lebih matang lagi di ranjang, he.

he. he. Ih, beraninya, kayaknya untuk urusan yang satu ini kamu nggak berubah deh, katanya sembari tersenyum galak.

Sejujurnya, saya nggak ingin mengulangi masa lalu, tetapi kerinduan dan suasana romantis yang ada bikin kita jadi sama-sama lupa dgn status kita sekarang.

Kita kemana nih? , tanyaku sembari bersiap-siap keluar dari Hanamasa. Terserah kamu aja deh, tapi saya masih ingin ngobrol banyak sama kamu soal kemarin di telepon, cuman saya hanya bisa sampai jam empat sore aja, katanya.
Cerita Sex Kangen Sepongan Mantan Pacar Seksi

OK, kita naik taksi aja ya? kita ke hotelku aja di Jalan Setiabudi, ajakku.
Kulihat dia agak bingung, antara ya dan nggak, tapi ada rasa ingin dalam dirinya.
Dalam keraguannya kupeluk pinggangnya dan kuajak masuk ke taksi yang sudah kustop di pinggir jalan.

Dalam taksi kita lebih banyak diam. Kuberanikan meremas tangannya dan tiba-tiba dia merapatkan duduknya mendekatiku dan menyenderkan kepalanya di dadaku.

Sesudah kubayar taksi, kita masuk ke kamar hotel, lewat room service, kupesan dua jus alpukat kesukaan kita waktu masih pacaran dulu.

sembari duduk dan menonton TV, kita mengobrol seputar kehidupan kita sekarang, dan diapun menceritakan masalah keluarga yang dihadapinya.

saya sangat memahami kesedihan dan kebingungannya, akhirnya di kamar hotel itu saya banyak memberikan nasehat untuknya dan diapun tiba-tiba duduk di sampingku dan memelukku sembari menangis.

Ting-tong, bel kamar berbunyi, kubuka pintu dan kubawa masuk jus alpukat pesananku.

Kutarik tangan Sarima, dan sembari berdiri kupeluk dirinya, diapun membalas pelukanku, kurasakan dadanya terasa hangat, perlahan kuangkat dagunya kukecup lembut bibirnya kemudian kening dan matanya yang terpejam kukecup juga, sesaat ujung hidungnya kukecup perlahan hingga bibirku kembali menyapu bibir lembutnya, cerpensex.com ciuman bibir yang sudah lama nggak kita lakukan, seolah ingin kita lampiaskan dgn penuh gelora siang itu, bibirnya kulumat habis dan lidah kamipun beradu dgn dahsyatnya, sedotan dan pagutan bibir kita mengingatkan saat kita berpacaran dulu.

Mas, kamu masih ingat kejadian tanggal 14 November dulu? , katanya dgn mata sendu dan bibir yang merekah.
Saputangan biru bekas kesucianmu masih kusimpan sampai hari ini, saya masih menyimpan tanda cinta kita, sayang.

saya merindukanmu siang malam mas, saya selalu teringat semua kenangan yang pernah kita jalani, tapi hanya untuk hari ini saja saya mohon padamu mas, sirami saya dgn cintamu mas, hilangkan sejenak haus cinta dan rinduku mas, hari ini saya milikmu mas, Sarima perlahan membuka baju yang kupakai, kancing kemejaku terlepas dan kupandangi Sarima dgn penuh rasa cinta, diusapnya dadaku.

Kamu kelihatan lebih seksi sekarang, mas. Perlahan pula kubuka baju kuning-nya, bahu itu masih sangat mulus dan tahi lalat kecil diatas toket nya masih keliatan seperti dulu, tubuh putihnya perlahan kuusap, BH krem yang dikenakannya nampak begitu kecil untuk menahan toket montok-nya, sembulan toket nya yang begitu membangkitkan gairah.

Kuakui kamu sekarang keliatan lebih menarik dan lebih montok. Kukecup bahunya perlahan dan kususuri leher putihnya dan kucium belakang telinganya, Sarima nampak begitu pasrah, sembari tangannya memeluk pinggangku.

Tanpa tergesa-gesa, saya ingin memberikan foreplay yang menyenangkan baginya, sembari kucium bibirnya, tanganku meraba pantatnya dan kurasakan pantatnya yang lebih menantang dan pinggulnya kelihatan sekel dan berisi, rok yang dikenakannya perlahan kubuka, hingga Sarima hanya tersisa memakai sepasang BH dan celana dalam seksi yang hanya menutupi gundukan nonok nya.

Incoming search terms:

  • cerita ngentot di wisata alam
  • ceritasek2016
  • Cerita Sex hot bugil
  • gadis montok setengah bugil di tepi perahu
  • cerita sex dan fotonya
  • cerita seks di alam liar
  • cerita dewasa di alam
  • cerita sex alam liar
  • Cerita dewasa sedarah berftantasi di alam bebas
  • poto ngentotkorea

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *