Cerita Dewasa – Kisah Allya Dan Melissa Seorang Lesbian

Posted on
Hammer Thor Asli

Cerita Dewasa - Kisah Allya Dan Melissa Seorang Lesbian Cerita Dewasa - Kisah Allya Dan Melissa Seorang Lesbian Cerita Dewasa - Kisah Allya Dan Melissa Seorang Lesbian cerita sexlesbian antara allya dan marissaCerita Dewasa – Kisah Allya Dan Melissa Seorang Lesbian | Marissa adalah seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi swasta di kota bandung. sekarang bebas dari rutinitas kuliah yang sekarang baru tahap semester 6.karena libur kuliah selama 1 bulan dia mengisi waktu dengan melakukan kerja praktek pada sebuah industri di sebuah kota di Jawa Tengah. Karena tidak mempunyai saudara atau teman di kota tersebut, maka oleh direksi industri tersebut dia dititipkan ke rumah kontrakan salah satu karyawati yang bernama Allya Amelia(23 tahun). Kebetulan Gia tinggal sendirian di rumah itu.

Malam itu Risa tiba di rumah allya dan langsung dijamu dengan makan malam. Mereka berdua berbincang-bincang mengenai banyak hal. Selesai makan malampun mereka masih asyik berbincang-bincang. Selama berbincang-bincang tersebut Risa sesekali melirik kedua payudara Allya yang berukuran 39. Kedua payudara Allya yang dilapisi bra berwarna hitam dan kaos pink ketat itu membuat iri Risa. Dia iri karena kedua payudaranya hanya berukuran 32.

“Kenapa Ris ?” Tanya Allya yang rupanya memperhatikan lirikan mata Risa.

“Nggak kok.” Elak Risa sambil tersenyum.

“Jujur saja. Aku tahu apa yang kau pikirkan.”

“Bener mbak. Nggak apa-apa kok.” Risa masih mengelak. Dia juga menyebut mbak kepada Allya meskipun dia lebih tua dari Allya. Risa sendiri yang minta untuk memanggil Allya dengan sebutan mbak ketika tiba di rumah Allya karena alasan senioritas. Allya telah bekerja sedangkan dia masih kuliah.

“Kamu heran ya ? Kenapa kedua payudaraku lain dengan kedua payudaramu ?”

“Iya. Diapakan mbak ? Pakai obat ya mbak ?” Tanya Risa yang rambut lurus yang hitam kemilau.

“Pakai oil.” Jawab Allya sembari melemparkan senyumnya kepada Risa.

“Boleh minta ?”

Allya hanya mengangguk dan berdiri dari kursi menuju kamarnya.

“Nggak usah sekarang mbak. Besok saja. Risa sudah ngantuk. Mau tidur. Besok kan mulai kerja.” Cegah Risa yang juga berdiri dari kursi.

Allya yang rambut panjangnya berombak dan hitam serta diikat membalikkan tubuhnya dan membereskan meja makan dibantu oleh Risa sambil membicarakan masalah-masalah pekerjaan besok. Setelah itu mereka berdua menonton televisi. Hanya sebentar Risa menonton televisi. Allya menyuruh Risa tidur di kamar yang telah disiapkannya. Dia sendiri juga menyusul tidur.Cerita Sex 2015

Risa yang masih lelah karena perjalanan dari bandung berusaha tidur. Bayangan kedua payudara Allya yang besar membuatnya sulit tidur. Akhirnya setelah beberapa saat dia pun tertidur. Pagi harinya dia terbangun. Dia lalu menuju dapur. Disana telah ada Allya yang,dengan tubuhnya yang langsing. Dia sedang membuat teh. Risa menghampirinya. Allya yang menyadari kedatangan Risa lalu berbalik.

“Bagaimana ? Bisa tidur nggak ?” Tanya Allya.

“Nggak bisa mbak. Ingat payudara mbak sih.” Jawab risa sambil tersenyum yang dibalas oleh Allya dengan senyuman. Kemudian lanjutnya.

“Boleh nggak mbak, Risa lihat kedua payudara mbak ?”

Tanpa menunggu persetujuan Allya, Risa sudah membuka ikatan kimono tidur berwarna coklat yang dipakai Allya. Rupanya tubuh berkulit putih mulus tersebut hanya memakai celana dalam berwarna hitam. Allya juga membuka ikatan kimono tidur berwarna hitam yang dipakai Risa. Sama dengan dirinya. risa juga hanya memakai celana dalam berwarna kuning. Mereka berdua menjatuhkan kimono masing-masing ke lantai. Dan Risa langsung membelai payudara kanan Allya.

“Eeehmmm…” Desah Allya.

Allya lalu membalikkan tubuh Risa. Dibelainya tato bergambar kepala cewek di punggung sebelah kanan Risa. Dia lalu membelai paha kiri Risa dengan tangan kirinya.

“Eeehmmm…” Desah Risa.

Lalu diturunkannya celana dalam yang dipakai Risa sampai terlepas dari tubuhnya. Kemudian giliran Risa yang menurunkan celana dalam yang dipakai Gia sampai terlepas juga dari tubuhnya. Risa lalu jongkok dan membelai belahan kedua payudara Allya dengan tangan kanannya.

“Eeehmmm…” Desah Allya.

Tangan kiri Allya lalu memegang tangan kanan Risa dan diremaskannya ke payudara kirinya.

“Ooohhh…” Desah Allya.

Risa lalu mundur dan duduk di kursi sambil menarik tubuh Allya. Sambil duduk dia menjilati payudara kanan Allya.

“Eeehmmm…” Desah Allya.

Tangan kirinya membelai vagina Allya. Tangan kirinya lalu meremas payudara kanan Allya dan lidahnya menjilati puting payudara kanan Allya.

“Ooohhh…aaahhh…ooohhh…eeehmmm… ” Desah yang menggoda dari mulut Allya.

Beberapa saat kemudian Risa membalikkan tubuh Allya. Dari belakang kedua tangannya lalu membelai kedua payudara Allya dan dilanjutkan dengan meremas kedua payudara Allya.

“Eeehmmm…ooohhh…” Desah Allya.

“Sudah Ris. Nanti kita terlambat. Kita kan belum mandi dan sarapan.”

Kata Allya sambil melepaskan diri dari jamahan Risa. Kemudian Allya masuk ke kamar mandi yang tepat berada di samping dapur. Risa mengikutinya.

“Bolehkah aku ikut mandi dengan mbak ?” Tanya Risa yang masih berdiri di pintu kamar mandi.

Allya yang sedang mandi di bawah pancuran hanya menganggukan kepala sambil tersenyum menantang. Risa kemudian bergabung mandi dibawah pancuran. Dia langsung disambut dengan Allya yang menempelkan tubuhnya ke tubuh Risa. Dia mematikan pancuran dan tangan kirinya membelai vagina Risa dan tangan kanannya memeluk pinggang Risa.

“Ooohhh…aaahhh…” Desah Risa.

Kemudian Allya semakin merapatkan tubuhnya yang basah ke tubuh Risa yang juga basah. Kedua payudaranya menempel di kedua payudara Risa yang kecil.

“Ooouhhh…” Mereka berdua sama-sama mendesah.

Bibirnya ditempelkan juga ke bibir Risa. Mereka berdua berciuman dan saling berjilatan lidah. Tiba-tiba Risa terpeleset. Untung dia bisa cepat menguasai tubuhnya sehingga dia tidak merasa kesakitan. Tapi dia tidak segera berdiri. Dia ingin Allya menolongnya. Dengan harapan dia dapat menarik tubuh Allya supaya ikut terjatuh. Ternyata Allya mengambil selang pancuran dan airnya disemprotkan ke vagina Risa.Cerita Sex 2015

Hanya sebentar, Dia lalu berjongkok dan menyabuni vagina Risa dengan sabun. Diciumnya juga bibir Risa yang membalas dengan hebatnya. Lama sekali Allya menyabuni vagina Risa sambil sesekali jari tengah tangan kanannya dimasukkkan ke vagina Risa. Sementara tangan kirinya menuangkan sabun cair ke dalam bathtub.

Lalu Allya menarik tubuh Risa untuk masuk ke dalam bathtub. Mereka berdua lalu saling mengusapkan busa sabun ke tubuh mereka. Sesekali mereka berdua berciuman sambil saling menjilatkan lidah. Mereka berdua juga saling berpelukan dan menempelkan kedua payudara mereka.

“Ooouhhh…” Mereka berdua sama-sama mendesah.

Kemudian Risa membersihkan busa sabun yang berada di kedua payudara Allya dengan kedua tangannya. Dijilatinya puting payudara kanan Allya.

“Eeehmmm…” Desah Allya.

Perlakuan Risa membuat tubuh Allya semakin naik dan menjadikan dia berdiri dengan bersandar pada dinding kamar mandi. Risa sudah tidak lagi menjilati puting payudara kanan Allya. Kini dia membersihkan busa sabun di vagina Allya dengan air. Lalu dia menghisap vagina Allya dengan lidahnya.

“Aaaghh…ooohhh…” Desah Allya.

Allya hanya bisa meremas-remas sendiri kedua payudaranya dengan kedua tangannya. Sesekali tangan kiri Risa juga meremas payudara kiri Allya.

“Ooohhh…” Desah Allya.

Mulutnya naik kembali ke atas dan menghisap payudara kiri Allya sambil jari tengah tangan kanannya mengocok vagina Allya.

“Oooughhh…aaahhh…ooouhhh…” Desah Allya.

Dia lalu menempelkan kedua payudaranya ke kedua payudara Allya.

“Ooouhhh…”

Dipeluknya Allya sambil menjilati lehernya. Tangan kiri Allya juga meremas pantat Risa.

“Eeehmmm…” Mereka berdua sama-sama mendesah.

Risa kemudian menyodorkan payudara kanannya yang kecil ke mulut Allya yang mau saja menghisapnya.

“Oooughhh…” Desah Risa.

Tetapi hanya sebentar. Allya menuntun Risa untuk membungkuk dengan kedua tangan berpegangan pada dinding kamar mandi. Digesek-gesekannya kedua payudaranya ke punggung Risa.

“Ooouhhh…” Desah Allya.

Mereka berdua kemudian sadar bahwa mereka akan bekerja. Sehingga akhirnya mereka menyudahi permainannya. Mereka berdua kemudian mandi sambil sesekali masih saling membelai tubuh mereka. Terutama Risa yang sering membelai kedua payudara Allya bergantian. Dia terpesona dengan kedua payudara Gia yang besar.cerita sex 2015

Sore harinya ketika pulang dari bekerja. Permainan mereka berdua berlanjut kembali.

“Mbak. Minta oilnya dong.” Kata Risa.

“Sini.” Kata Allya sambil menarik Risa ke kamarnya.

“Buka semua pakaianmu.” Lanjut Allya.

Risa hanya menurut saja. Dia membuka semua pakaiannya. Ternyata Allya juga membuka semua pakaiannya. Kecuali celana dalam. Allya lalu mengambil sebuah botol dari lemarinya. Botol yang bertuliskan Breast Oil. Kemudian dihampirinya Risa yang sedang melepas miniset yang dipakainya. Dia tinggal memakai celana dalam. Allya kemudian memegang payudara kanan Risa dan menuangkan isi botol ke payudara kanan Risa setelah membuka tutupnya. Tangan kirinya kemudian meremas-remas payudara kanan Risa.

“Ooohhh…” Desah Risa.

Kemudian remasan tangan kirinya berpindah ke payudara kiri Risa.

“Ooohhh…” Desah Risa.

Dia lalu membalikkan tubuh Risa dan menuangkan isi botol ke punggungg Risa. Diletakkannya botol itu ke meja dan dengan kedua tangannya diratakannya cairan itu ke seluruh tubuh Risa bagian atas.

“Eeehmmm…” Desah Risa.

Lalu dibalikkan kembali tubuh Risa sambil tangan kanannya mengambil botol di meja. Diserahkannya botol itu ke Risa.

“Gantian ya.” Kata Allya.

Risa hanya mengangguk sambil menerima botol itu dari tangan Allya. Dia kemudian menuangkan isi botol ke kedua payudara Allya sekaligus dalam jumlah besar. Kemudian dilemparkannya botol itu ke tempat tidur setelah ditutup. Kedua tangannya kemudian meratakan cairan itu ke seluruh tubuh Allya bagian atas terutama ke kedua payudara Allya.

“Eeehmmm…ooohhh…” Desah Allya.

Setelah dirasa cukup, Allya lalu memeluk Risa dan menggesek-gesekkan kedua payudaranya ke kedua payudara Risa selama beberapa menit.cerita sex 2015

“Ooouhhh…”

Lalu mereka berdua melepaskan pelukan dan saling meremas kedua payudaranya.

“Ooohhh…”

Allya menghentikan remasannya pada kedua payudara Risa. Dia keluar kamar dan mengambil dua botol air mineral dari kulkas. Dia masuk kembali ke kamar dan dilihatnya Risa masih meremas sendiri kedua payudaranya.

“Ooohhh…” Desah Risa.

Di depan Risa, Allya membuka salah satu botol dan dengan menari-nari dia mengucurkan sedikit demi sedikit air itu ke kedua payudaranya. Gia membersihkan cairan dengan air mineral itu.

“Eeehmmm…” Desah Allya.

Risa tertarik dan mengambil botol satunya dari tangan Allya. Dengan berhadap-hadapan Risa juga membersihkan cairan pada kedua payudaranya sendiri.

“Eeehmmm…” Desah Risa.

Allya melihat sebuah kesempatan. Tangan kirinya meremas dan menjilati payudara kanan Risa yang bertambah besar dari biasanya meskipun tidak sebesar dari yang dia punya.

“Ooohhh…eeehmmm…” Desah Risa.

Dibalikkannya tubuh Risa dan dari belakang tangan kirinya meremas kedua payudara Risa bergantian.

“Ooohhh…” Desah Risa.

Sementara tangan kanannya masih mengucurkan air dari botol. Tangan kanan Risa juga mengucurkan air ke kedua payudaranya. Tubuh mereka berdua basah dan Risa membalikkan tubuhnya. Dipeluknya Allya. Kedua payudara mereka yang berbeda ukuran menempel dan saling menggesek.

“Ooouhhh…” Mereka berdua sama-sama mendesah.

Hampir tiap hari Gia meremas kedua payudara Risa dengan Breast Oil yang berlanjut dengan percumbuan yang sangat panas.. Sampai akhirnya kedua payudara Risa sama besarnya dengan kedua payudaranya bertepatan dengan berakhirnya masa kerja praktek Risa di tempat Allya bekerja. – Cersex Cerita Sex 2015, Cerita Sex Terbaru 2015, Cerita Dewasa, Cerita Mesum

 

Incoming search terms:

  • cerita lesbian bergambar
  • cerita lesbi
  • cerita lesbi bergambar
  • cerita sex lesbian bergambar
  • cerita sex lesbi bergambar
  • cerita seks bergambar sedarah
  • cerita lesbian sedarah
  • cerita lesbian
  • cerita bergambar lesbian
  • Cerita lesbi sedarah

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *